5 Fakta Makanan Kelinci yang Sering Tidak Dimengerti Masyarakat

Banyak orang di masyarakat tidak tahu bahwa banyak info soal pakan kelinci salah. Untuk memahami fakta – fakta makanan kelinci yang benar, mari bahas bersama dalam artikel ini. Informasi yang ada veteran pencinta kelinci yaitu Bu Sitta Devi.

5 Fakta Makanan Kelinci yang Sering Tidak Dimengerti Masyarakat
Foto : Unsplash

Sayur Bukan Makanan Utama Kelinci

Banyak orang menganggap bahwa makanan kelinci adalah wortel. Hal ini banyak dipelajari orang – orang karena kartun seperti bugs bunny. Hal ini sebenarnya kurang tepat. Wortel dan sayuran lain bukan makanan utama dari kelinci.

Banyak orang sering salah paham hal ini. Karena itu, kelinci yang diberi makan sayur – sayuran tidak akan bertahan lama. Umur kelinci bisa masuk ke angka di atas 8 tahun jika dirawat baik. Tapi kebanyakan kelinci hanya bisa mencapai 3 sampai 4 tahun saja karena salah makan. Hal ini tentu tidak baik.

Bu Sitta Devi yang merupakan kepala dari organisasi Indonesia Hollanders Club (IHC) KNESIA menyatakan bahwa makanan utama kelinci adalah hay. Idealnya, susunan konsumsi kelinci adalah 80% hay, 10% pellet, 5% snack dan 5% buah/sayur. Selama Kamu memenuhi komposisi makanan ini, kelinci akan sehat dan tampil lebih cantik. 

Menu Harus Diperhatikan Sesuai Kebutuhan Kelinci

Pemberian makanan juga tidak boleh asal. Walaupun Kamu tahu makanan utama kelinci adalah hay, Kamu juga harus pastikan kondisi kelinci sesuai. Kelinci yang terlihat kurus mungkin perlu ditambah jumlah hay-nya. Sedangkan yang gemuk dan tidak banyak bergerak, mungkin harus dikurangi hay dan diberi kegiatan untuk membakar lemak tersebut.

Makanan kelinci juga harus dibedakan berdasarkan jenisnya. Kelinci dengan bulu lebih tebal mungkin butuh gizi berbeda dengan kelinci yang berbulu pendek. Penyesuaian nutrisi ini harus didalami jika ingin menjadi pemilik kelinci yang baik.

Peran Pellet Sangat Penting

Untuk pemenuhan gizi yang berimbang, pellet adalah hal yang paling baik. Pellet memiliki banyak jenis dan bisa disesuaikan untuk kebutuhan kelinci. Contoh saja pellet untuk keindahan bulu, pellet untuk nafsu makan dan pellet untuk kesehatan pencernaan. Semua ini memiliki peran berbeda dan penting bagi kelinci.

Kamu sebagai pemilik kelinci harus mau belajar soal ini. Perhatikan kondisi kelinci Kamu dan berikan pellet sesuai dengan kondisi itu. Kamu bahkan harus bisa mengganti pellet untuk memastikan kondisi kelinci selalu prima.

Kelinci Butuh Makanan Banyak

Untuk makanan, Kamu juga harus tahu bahwa jumlah makanan yang dikonsumsi kelinci sangat banyak jumlahnya. Menurut Bu Sitta Devi, Kamu harus pastikan kandang kelinci selalu terisi hay dan air minum dan jangan pernah sampai tipis.

Setiap kelinci akan memiliki pola makan berbeda, tapi jumlahnya pasti banyak. Jadi paling tidak antara pagi dan sore, cek kandang untuk kondisi hay. Jika jumlahnya berkurang, langsung isi lagi dan jangan tunggu sampai habis.


Bagaimana menurut Kamu soal bahasan di atas? Mudah – mudahan bahasan ini membuka mata Kamu seputar makanan kelinci. Jika dipelihara dengan makanan dan kandang baik, Bu Sitta Devi menyatakan bahwa umur kelinci bisa sepanjang kucing dan anjing. Jadi, pastikan perhatikan hal ini dengan baik.