Bagaimana Sexing Pada Tarantula?

Menentukan jenis kelamin hewan atau sexing menjadi hal yang sangat penting, terutama Kamu yang merupakan breeder. Karena tentunya Kamu perlu untuk memberikan informasi mengenai hewan tersebut berjenis kelamin jantan atau betina pada pelanggan Kamu yang akan membeli hewan peliharaan di tempat Kamu.

Bagaimana Sexing Pada Tarantula?
Foto : Lapak Kaki 8

Menentukan jenis kelamin hewan atau sexing menjadi hal yang sangat penting, terutama Kamu yang merupakan breeder. Karena tentunya Kamu perlu untuk memberikan informasi mengenai hewan tersebut berjenis kelamin jantan atau betina pada pelanggan Kamu yang akan membeli hewan peliharaan di tempat Kamu. Untuk sexing tarantula sendiri yakni untuk mengetahui penampakan jantan dan betina secara umum hampir identik sepanjang hidup. Sehingga bisa dikatakan sulit untuk dideteksi, apalagi jika usia dan ukurannya masih tergolong kecil.

Karena diketahui bahwa tarantula yang baru lahir saja memiliki ukuran sekitar 0,5 cm yang hampir bisa disamakan seperti ukuran kutu. Sehingga, Kamu pun perlu untuk menunggunya berusia agak besar hingga akhirnya bisa mendeteksi jenis kelamin yang dimiliki.

Sexing Tarantula

Hewan tarantula merupakan jenis hewan yang masih belum banyak dipelihara jika dibandingkan dengan hewan peliharaan lainnya, seperti kucing, anjing, burung, dan kelinci. Di dunia spesies dari tarantula sendiri mencapai ribuan jumlahnya. Sedangkan untuk di Indonesia sendiri hanya terdapat sekitar 5 spesies yang asli Indonesia. Misalnya saja dari daerah Pulau Jawa terdapat tarantula bernama latin Selenocosmia Javanensis. Lalu di Borneo terdapat tarantula yang bernama Lampropelma Borneo.

Bahkan, Kamu tidak bisa melihatnya secara sering jika dibandingkan dengan laba-laba. Karena tarantula sendiri hidupnya adalah di hutan. Kecuali saat musim kawin, di mana Kamu bisa menjumpainya di rumah. Hal ini terutama untuk tarantula yang jantan. Karena tarantula betina tidak pernah keluar atau berkeliling. 

Lalu, bagaimana agar Kamu bisa mendeteksi mana tarantula yang jantan dan mana yang betina? Hal tersebut bisa dilihat dari spermatekanya. Jika Kamu kesulitan untuk melakukan hal tersebut, maka Kamu bisa meminta bantuan pada Lapak Kaki 8 yang merupakan tarantula breeder di Kota Lampung. 

Untuk tarantula yang masih berukuran kecil, maka masih sangat random dan belum bisa terlihat. Tetapi jika ukurannya sudah mencapai 10 cm, maka sudah mudah untuk dilihat. Dan untuk mencapai ukuran 10 cm ini biasanya akan memakan waktu kurang lebih 1,5 sampai 2 tahun.

Masa Kawin

Jika sexing tarantula sudah dilakukan, maka hal ini bisa menjadi langkah mudah untuk mengawinkan tarantula tersebut. Diketahui bahwa untuk mengawinkan tarantula ini haruslah yang satu spesies. Hal ini pun menjadi kesulitan tersendiri untuk bisa menemukan tarantula yang satu spesies menjelang perkawinannya. 

Ketika sudah mendapatkan tarantula yang satu spesies, maka hanya perlu untuk dipertemukan dengan dimasukkan ke dalam kandang. Dan untuk usia kawin bagi tarantula jantan adalah tergantung pada setiap individunya. Rata-rata adalah usia 2 sampai 3 tahun sudah siap. Sedangkan untuk yang betina ada yang sudah siap, tetapi ada juga yang harus menunggu sekitar 3 sampai 4 tahun agar lebih matang.

Jadi, untuk melakukan sexing tarantula ini baru bisa dilakukan saat ukurannya sudah agak besar. Baru setelah itu, proses untuk mengawinkan pun bisa dilakukan.