Bagaimana Sih Proses Kawin Pada Burung Parrot? Yuk Pelajari Disini

Kamu para pecinta parrot tentu sudah tahu banyak tentang proses kawin burung ini. Tapi bagi pemula, Kamu bisa saja masih belajar. Untuk memudahkan Kamu belajar tentang proses kawin burung parrot, artikel berikut ini akan membahas hal tersebut.

Bagaimana Sih Proses Kawin Pada Burung Parrot? Yuk Pelajari Disini
Photo: Unsplash

Sumber bahasan ini diambil dari wawancara bersama Pak Jack. Beliau adalah bagian dari Palugada Parrot yang merupakan bisnis yang bergerak seputar Parrot. Perusahaan ini bahkan membuka animal park yang mengizinkan Kamu interaksi dengan burung parrot. Dari pengalaman dan pengetahuan beliau, Kamu tentu bisa belajar serba serbi yang menarik berikut ini:

Proses Perkawinan Burung Sebenarnya Mudah

Proses mengawinkan burung parrot sebenarnya mudah. Kamu cukup memasukan dua burung parrot dengan jenis kelamin berbeda di kandang besar. Jika situasi pas, mereka akan kawin. Situasi pas ini bisa disesuaikan dengan kondisi masing – masing burung.

Jika burung Macau misalnya, kandang besar harus ada pohon – pohonan. Selama kandang besar memiliki unsur – unsur alam yang cukup baik, biasanya burung bisa langsung kawin. Pastikan juga, burung sudah memasuki masa sexual maturity.

Untuk burung parrot kecil, sexual maturity bisa dicapai dalam waktu satu tahun. Tapi untuk burung parrot besar, hal ini bisa lebih lama. Untuk Macau contohnya, mereka perlu waktu 7 sampai 8 tahun untuk mencapai sexual maturity. Tapi setelah mencapai tahapan ini, perkawinan bisa langsung dilakukan.

Proses Kawin Tergantung Personalitas

Walaupun simple, proses kawin ini tidak lepas dari tantangan. Tantangan pertama adalah memastikan personalitas burung sesuai. Jika burung sering bertengkar, proses kawin burung parrot tentu tidak akan bisa dilakukan.

Ada cerita dari Pak Jack soal dua burung kakatua yang awalnya baik – baik saja sebagai pasangan. Mereka akur dalam kandang selama 2 tahun. Tapi tiba – tiba mereka berkelahi hingga luka dan berdarah. Pak Jack menduga, burung ini ada yang berubah personalitasnya dan menjadi tidak cocok.

Karena hal ini, Kamu sebagai pemilik harus sensitif terhadap perubahan – perubahan agar si burung bisa kawin dengan baik. Jika merasa ada perbedaan personalitas ataupun perubahan tertentu, pastikan burung akur dan bisa kawin sebelum memasukkannya ke kandang bersama.

Tantangan yang Paling Sulit Alah Soal Sexing Parrot

Tantangan yang sulit lagi dari perkawinan parrot adalah sexing. Beberapa ras parrot memiliki bentuk sama antara jantan dan betina. Untuk mengetahui perbedaan jenis kelamin, Kamu hanya bisa dari tes darah dan identifikasi sampel bulu. Pastikan lakukan identifikasi ini sebelum melakukan proses kawin. Jika sampai salah memasukan jantan – jantan atau betina – betina, tentu proses kawin tidak akan berlangsung.

Sekian bahasan tentang serba – serbi kawin burung parrot. Mudah – mudahan bahasan di atas membuka wawasan Kamu para pemula burung parrot. Tentu informasi seputar ini masih ada banyak jika ingin tahu detail. Untuk kebutuhan itu, Kamu bisa kunjungi langsung Instagram Palugada Parrot. Di situ Kamu akan temukan info yang berguna bagi pemula. Mulai tips memelihara sampai cerita – cerita unik seputar parrot. Terima kasih sudah membaca artikel ini!