Bagi Pemula Kalian Bisa Ikuti Tips ini Sebelum Melakukan Sexing Pada Parrot Kalian

Masalah sexing untuk parrot bisa dibilang sangat sulit dilakukan. Beberapa jenis parrot memiliki bentuk identik antara jantan dan betina. Hal ini membuat para amatur sering melakukan kesalahan memberikan nama.

Bagi Pemula Kalian Bisa Ikuti Tips ini Sebelum Melakukan Sexing Pada Parrot Kalian
Foto : Unsplash

Masalah sexing untuk parrot bisa dibilang sangat sulit dilakukan. Beberapa jenis parrot memiliki bentuk identik antara jantan dan betina. Hal ini membuat para amatur sering melakukan kesalahan memberikan nama.

Bayangkan memberi nama macho padahal burung parrot tersebut ternyata betina. Hal ini bisa terjadi jika Kamu tidak melakukan sexing dulu sebelum memberi nama. Urusan identifikasi juga penting saat Kamu ingin mencoba breeding.

Tanpa informasi jenis kelamin, Kamu bisa salah memasukan jantan dengan jantan dalam kandang kawin. Ditunggu selama apapun, tentu telur tidak akan dihasilkan dari proses ini. Untuk memastikan proses sexing yang baik, berikut adalah bahasan tips – tips yang menarik untuk Kamu para pemilik parrot pemula:

Darah Adalah Identifikasi yang Paling Baik

Untuk tes sexing, Kamu bisa gunakan proses sampel darah ataupun sample bulu. Kedua ini tentu cukup efektif, tapi untuk bulu, Kamu harus tunggu sampai parrot dewasa. Jika melakukan tes saat parrot berupa anakan, data DNA pada bulu belum lengkap. Jadi bisa saja kekurangan info untuk menentukan jenis kelamin.

Untuk darah, hal ini akan lebih pasti. Pengambilan darah bisa dilakukan sejak anakan. Untuk para pemula, pengambilan darah ini mungkin menakutkan. Jika tidak berani, pergi saja ke penjual ataupun breeder untuk melakukannya.

Tidak Perlu Terburu – Buru

Sebenarnya melakukan proses sexing ini tidak perlu terburu buru. Kamu hanya perlu melakukannya jika sudah memiliki burung yang sudah siap kawin. Jika belum, tidak ada alasan melakukan tes identifikasi ini. Tentu untuk urusan memberi nama, hal ini tidak berlaku. Tapi untuk alasan di luar itu, mengetahui jenis kelamin tidak akan terlalu berpengaruh banyak.

Proses identifikasi jenis kelamin ini tentu perlu biaya. Apalagi jika melibatkan tes darah. Jika belum siap dan tidak terlalu genting, tidak ada salahnya menunda identifikasi. Untuk soal nama, pilihan saja nama netral yang bisa mengacu ke jantan dan betina. Hal ini tentu akan membuat Kamu tidak perlu terburu – buru.

Pastikan Proses Identifikasi Dilakukan oleh Pihak Lab

Untuk kebutuhan tes sexing untuk parrot, Kamu harus libatkan pihak lab. Jika ada penyedia jasa yang menawarkan jasa sexing tanpa peralatan lab, hal ini tentu aneh. Hanya percayakan tes dengan alat yang steril dan surat izin lab legal. Lab yang legal akan menjamin hasil dan tentunya lebih berkualitas layanannya.

Hubungi Breeder dan Penjual Untuk Informasi Lebih

Jika Kamu tidak tahu lab mana yang bisa digunakan untuk ini, Kamu bisa coba tanya rekomendasi ke breeder ataupun penjual parrot. Tempat seperti Palugada Parrot adalah contoh yang baik. Mereka merupakan tempat bisnis seputar parrot dan juga komunitas parrot yang besar di Indonesia.

Jika bertanya di Instagram mereka, Kamu bisa diarahkan ke rekomendasi lab yang lebih pasti. Di Indonesia, lab yang melayani sexing parrot masih sedikit. Jadi, dapatkan informasinya dari pihak yang profesional dulu agar tidak salah.

Sekian tips – tips sexing untuk parrot yang mudah dilakukan oleh pemula. Mudah – mudahan bahasan ini berguna bagi Kamu. Terima kasih telah membaca artikel ini!