Buat Yang Tau The International Cat Association (TICA), Ini Nih Cara Mereka Merawat Kucingnya!

Para pecinta kucing atau yang sedang merawat kucing tentunya perlu untuk mengenal The International Cat Association atau yang biasa dikenal dengan nama TICA. Di mana organisasi ini berasal dari Texas, Amerika. Dan saat ini TICA sendiri sudah berjalan selama 4 tahun.

Buat Yang Tau The International Cat Association (TICA), Ini Nih Cara Mereka Merawat Kucingnya!
Foto : Unsplash

Para pecinta kucing atau yang sedang merawat kucing tentunya perlu untuk mengenal The International Cat Association atau yang biasa dikenal dengan nama TICA. Di mana organisasi ini berasal dari Texas, Amerika. Dan saat ini TICA sendiri sudah berjalan selama 4 tahun. 

Dengan begitu, TICA pun telah berhasil memperoleh lisensi untuk menjalankannya di Indonesia. Di mana dengan membuat sertifikat keturunan kucing dan dicetak di Indonesia. Sedangkan untuk kesekretariatan atau pusat dari TICA Indonesia sendiri berlokasi di Bandung. 

Beberapa kegiatan yang sudah maupun sedang dilakukan oleh TICA yakni berupa mengajak atau mengenalkan TICA, mengkampanyekan animal welfare atau mengenai kesejahteraan hewan, serta mengajak para pembiak yang pada awalnya hanya sekedar untuk merawat kucing bilamana kucingnya tersebut adalah berupa kucing ras dan telah ada sertifikatnya, maka bisa bergabung di TICA Indonesia. 

Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa komunitas ini tidak hanya diperuntukkan pada breeder saja, tetapi juga para pet owner. Karena tidak sedikit orang awam yang menilai dengan adanya club kucing maka berarti dikhususkan untuk pemilik kucing yang sudah bersertifikat. Dan pkamungan seperti itu tidaklah benar adanya. Karena TICA menerima kucing yang bersertifikat, individual membership atau pet owner yang memiliki kucing bukan pedigree, serta para peternak atau breeder. Jadi, TICA menaungi semuanya.

Bergabung Dengan TICA

Untuk bisa bergabung dengan TICA, maka kamu bisa mengunjungi website-nya di alamat www.clubtica.id. Di mana di dalamnya kamu akan menjumpai menu-menu berupa register cattery, register cat, dan membership individu. Bahkan untuk orang yang belum mempunyai kucing juga bisa menjadi member. Karena dengan dirinya menjadi member, maka ada niatan untuk mengetahui tentang TICA itu apa. Dan yang paling penting adalah edukasinya serta puncaknya nanti adalah saat cat show

Diketahui bahwa saat ini telah ada 272 anggota di dalam komunitas tersebut. Dimana untuk cattery kurang lebih berjumlah 250 dan member individu sekitar 15-20 anggota. Dengan jumlah ras kucing sebanyak 71 ras yang ditambah dengan kucing domestik menjadi 72 ras. Sehingga, TICA menjadi komunitas dengan koleksi kucing paling banyak di dunia. 

Untuk cattery sendiri merupakan bagian dari penggerak utama, yang mana nantinya mereka akan berjualan anak kucing, dan pembelinya akan dimasukkan sebagai member. Maka kemudian akan diberikan insentif yang digratiskan selama 1 tahun. Karena jika kamu akan menjadi member, maka harus membayar, tentunya dengan beberapa benefit yang bisa didapatkan seperti mengetahui informasi TICA, bisa bergabung di komunitas, mendapat akses ke TICA Indonesia, dan pastinya juga mendapat perlindungan keamanan.

Sedangkan untuk register pedigree dikenakan biaya sebesar Rp 550.000, yang nantinya didukung dengan mengisi kelengkapan berupa form pengajuan yang berisi data pribadi lalu didaftarkan ke web TICA. Untuk sertifikat pedigree sendiri akan memuat silsilah keturunan dari kucing tersebut dengan minimal 3 garis keturunan. Selain kucing pedigree atau disebut juga pure breed, kucing mix juga bisa turut didaftarkan atau diregisterkan. Sehingga nantinya akan memiliki sertifikat kepemilikan dan bukan sertifikat pedigree. Begitupun ketika cat show diselenggarakan, maka bukan hanya untuk kucing ras saja yang berpartisipasi, tetapi juga kucing domestik, dan kucing yang cacat. Jadi, TICA mengayomi semuanya, karena cattery akan bisa tumbuh dan hidup jika ada membernya.

Perawatan Kucing

Hal utama yang harus diperhatikan dari merawat kucing adalah kesehatannya. Karena kalau kucing sehat, metabolismenya benar, maka dengan sendirinya kucing akan bisa berkembang biak dengan baik. Selain itu, penting juga untuk mempertimbangkan dari segi pakan, sanitasi, manajemen cattery, dan tidak kalah penting adalah kasih sayang. Semuanya harus dipertimbangkan secara bijak

Makanan Kucing

Pada hakikatnya kucing adalah hewan karnivora, yang mana membutuhkan cakupan protein. Namun, karena sudah terbiasa dengan gaya hidup manusia yang ingin simpel dan pemiliknya juga yang pengen simple. Pakan pun sudah tersedia dengan adanya protein dan komposisinya. Makanan pokok bisa diberikan berupa dry food serta wet food yang berupa daging. 

Daging tersebut adalah daging ikan tertentu. Untuk aturan pemberiannya adalah 30% daging dan 70% dry food. Repotnya ketika memberi makan daging ini adalah mengurus higienisnya dan motong dagingnya. Kalau bisa diblender dan harus masuk di freezer terlebih dahulu. Semua itu balik lagi ke manajemennya. Kalau masih ingin diberi daging, maka persiapan dilakukan 2 hari sebelumnya untuk mematikan bakteri dan hasilnya juga lebih bagus.

Memandikan Kucing Yang Tepat

Untuk memandikan kucing harus dilihat dulu apa jenis ras kucingnya. Misalnya jenis ras kucing persia akan lebih baik 2 minggu sekali. Jadi, lebih baik untuk mengatur jadwal secara kontinu, baik 1 atau 2 atau 3 atau sebulan sekali. Dan yang paling penting adalah komitmennya.

Perbedaan Spesies Kucing

Jika berbeda ras, maka paling tidak adalah treatment dan kesehariannya. Misalnya saja jika kucing persia, karakternya seperti manusia, baik makanan, kebersihan, dan kebahagiaannya. Bisa dipikirkan, kucing mau bahagia gimana jika dikurung terus di rumah. Jadi intinya untuk kebutuhan dasar sama dan harus selalu happy. Kucing persia dengan kucing bengal saling bertolak belakang. Di mana persia seperti kucing bangsawan yang manja, tidur harus bersih, dan mewah. Sedangkan bengal adalah jenis kucing lincah dan ada kegiatan yang ekstra. Dengan begitu, treatment yang diberikan pun berupa panjat-panjatan. Dan untuk grooming-nya, kucing bengal tidak sesulit persia yang harus disisir dan sebagainya.

Perlu diketahui bahwa saat ini terdapat ras kucing Indonesia yang sedang diperjuangkan bernama kucing Raas asli dari Madura. Bentuknya seperti Russian Blue dengan warna abu-abu tua, lebih ramping, dan ekornya bengkok.

Cara Mendidik Kucing

Merawat kucing dengan mendidiknya harus disesuaikan dengan karakter kita. Karena semua kucing menginginkan rasa manja. Dan hal tersebut akan kembali lagi ke karakter kucing dan dari mana kucing itu dibeli lalu perawatan sebelumnya bagaimana. Jadi untuk memiliki kucing, tentukan dulu jenis ras yang akan dipelihara. Apakah kucing yang manja atau aktif. 

Sedangkan untuk kucing yang diketahui malas, maka hal itu bisa dilihat dari jenis ras, umur, dan jamnya. Karena kucing ada jam tidur siang. Di mana jam 12 akan tiduran dan malamnya aktif lagi. Selain itu, umur menjadi yang utama. Semakin senior kucing itu, maka semakin banyak tidurnya, apalagi yang sudah disteril. Perlu diketahui bahwa kucing yang disteril akan cenderung gemuk atau obesitas. Di mana hormon testosteron akan hilang. Jadi, kerjaannya makan, tidur, dan poop makanya jadi gemuk. 

Umur Yang Pas Untuk Breeding

Diketahui bahwa kucing peliharaan memiliki rata-rata hidup sekitar 8-15 tahun dan paling tinggi adalah 20 tahun, itu pun jarang terjadi. Dan untuk siap breeding, kucing tersebut dipastikan sudah berusia 1 tahun. Karena kategori dewasa menurut TICA dimulai pada umur 8 bulan yang sudah matang secara alat kelamin. Dan rata-rata umur 5 tahun kucing produktif breeding. Sedangkan memasuki umur 7 tahun sudah masuk kategori senior.

Ciri-Ciri Kucing Yang Tidak Sehat

Saat merawat kucing dan diketahui tidak sehat ditemui dengan bulu yang kusam, malas bergerak, mata sayu komposisi makan sedikit, dan mengalami mencret. Untuk tanda-tanda klinis simpel seperti manusia, tinggal jenis dari sakitnya. Akan lebih baik jika segera dibawa ke dokter hewan dengan kurun waktu maksimal 2 hari. Dengan konsultasi pada dokter, maka kadang ada obat tertentu yang harus disediakan. Dengan dibawa ke dokter, maka akan ada takaran yang tepat dan ada obat tertentu yang tepat untuk kucing. 

Selain itu, untuk vaksinasi wajib dimulai saat umur 2-3 bulan, 4 bulan, dan 1 tahun. Untuk kedepannya dilakukan 1 tahun sekali selama hidup agar daya tahan tubuhnya kuat. Lalu berikan juga multivitamin dan B complex dengan dikonsultasikan pada dokter. Karena kalau over, maka akan merusak ginjal. Pemberian vitamin dilakukan seperlu saja untuk mempercepat pertumbuhan dan kesehatan kulit. Jadi, tergantung kebutuhan.


Jadi, merawat kucing itu membutuhkan adanya komitmen dan selalu memperhatikan kesehatannya dengan memberikan perawatan secara tepat seperti yang telah disarankan oleh TICA Indonesia.