Cara Paling Mudah Agar Kalian Tau Jenis Kelamin Tarantula Kalian

Jika dilihat secara langsung, pada kebanyakan tarantula penampakan antara yang jantan dan betina dapat dikatakan identik di sepanjang hidup mereka. Namun, pada beberapa spesies terdapat perbedaan warna yang cukup mencolok, misalnya pada Lampropelma Violaceopes serta Ephebopus Cyanognathus.

Cara Paling Mudah Agar Kalian Tau Jenis Kelamin Tarantula Kalian
Foto : Unsplash

Jika dilihat secara langsung, pada kebanyakan tarantula penampakan antara yang jantan dan betina dapat dikatakan identik di sepanjang hidup mereka. Namun, pada beberapa spesies terdapat perbedaan warna yang cukup mencolok, misalnya pada Lampropelma Violaceopes serta Ephebopus Cyanognathus. Untuk membedakan jenis kelamin atau sexing tarantula sendiri jika hanya dilihat mata cukup sulit. Maka dari itu, ada beberapa metode yang dilakukan untuk bisa mengetahui hal tersebut. Salah satu metode yang cukup sering dilakukan adalah dengan kulit tarantula yang lepas setelah pergantian kulit. Tarantula sendiri dapat berganti kulit sebulan sekali jika ukurannya kecil. Tapi, jika ukuran besar bisa hingga satu tahun baru berganti kulit.

Selain dengan menggunakan kulit, masih ada cara-cara untuk mengetahui kelamin atau sexing tarantula. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut beberapa cara membedakan tarantula jantan dan betina. Mari simak!

Cara-Cara Membedakan Jenis Kelamin atau Sexing Tarantula

1. Metode Ventral

Cara pertama untuk mengetahui jenis kelamin tarantula adalah dengan metode ventral. Metode ini mengacu di pemeriksaan bagian bawah dari tarantula. Fokusnya adalah pada area epigastric furrow atau lipatan antara rangkaian paru-paru atau book lung anterior. Biasanya pada tarantula jantan akan terdapat fusilla epiandrous, sementara pada tarantula betina memiliki bukaan pada alur yang sering disebut gonoslit yang terkadang seperti bibir. Bentuk epigastric furrow pada tarantula betina lebih melengkung, sedangkan di tarantula jantan bentuknya garis lurus. Lalu jarak book lung tarantula jantan lebih dekat, sementara pada tarantula betina jaraknya lebih lebar. 

2. Metode Exuvia (Molting)

Seperti yang dikatakan di atas, jika cara membedakan tarantula jantan dan betina bisa dengan menggunakan kulit hewan tersebut. Metode ini disebut sebagai metode Exuvia atau molting. Cara ini dinilai cara yang paling akurat untuk sexing tarantula. Ketika melihat exuvia, pada tarantula jantan epigastric furrow biasanya halus. Namun jika menemukan spermatheca yang umumnya berbentu “-“ atau “u”, itu adalah tarantula betina. Pada metode ini, bisa menggunakan mikroskop untuk melihat bentuk spermatheca dari masing-masing spesies tarantula. Hal itu karena setiap jenis tarantula mempunyai spermatecha berbeda. 

3.Metode Demorfisme Seksual

Cara selanjutnya untuk memeriksa jenis kelamin dari tarantula adalah dengan metode demorfisme seksual. Pada instar akhir, tarantula jantan dewasa akan terlihat sangat berbeda dengan tarantula betina yang dewasa. Tarantula jantan secara fisik terlihat lebih ramping dengan kaki panjang. Sementara untuk tarantula betina akan lebih besar dengan kaki gempal. Ada cukup banyak spesies tarantula yang menunjukkan dischromatisme seksual, misalnya L. Violaceopes dimana yang jantan mempunyai warna keseluruhan kecoklatan lalu yang betina memiliki warna biru terang.

Itulah berbagai cara membedakan tarantula jantan dan betina. Nah, bagi Kamu yang pemula dalam memelihara atau mengoleksi tarantula bisa menggunakan cara-cara tersebut untuk mengetahui jenis kelamin dari tarantula Kamu. Semoga bermanfaat!