Jangan Kira Kandang Kelinci Sama Semua! Ini Perbedaannya

Kelinci memiliki jenis-jenis kandangnya sendiri. Dengan demikian tak ada salahnya apabila Kamu mengenali apa saja jenis bahan yang bisa digunakan untuk kandang kelinci. Sehingga Kamu bisa memilih jenis kandang yang sesuai dengan budget dan keinginan.

Jangan Kira Kandang Kelinci Sama Semua! Ini Perbedaannya
Foto : Unsplash

Kelinci memiliki jenis-jenis kandangnya sendiri. Dengan demikian tak ada salahnya apabila Kamu mengenali apa saja jenis bahan yang bisa digunakan untuk kandang kelinci. Sehingga Kamu bisa memilih jenis kandang yang sesuai dengan budget dan keinginan. Pemilihan kandang memang tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Hal ini karena kandang kelinci memang memiliki karakteristik sendiri. Untuk mengetahui jenis bahan apa saja yang bisa dijadikan sebagai kandang berikut ini informasi lengkapnya.

Jenis-jenis kandang kelinci yaitu

  • Kandang dari bambu

Dalam pemilihan kandang kelinci apabila Kamu ingin lebih ramah lingkungan dan hemat bisa menggunakan bambu. Dengan jenis bahan yang satu ini akan membantu untuk menjadikan lebih mudah dibuat. Hal ini karena bambu menjadi bahan yang mudah dicari di sekitar lingkungan rumah. Kamu bisa memilih jenis bambu yang berkualitas dan desain kandang yang sesuai. Sehingga akan menjadikan kandang menjadi lebih cantik.

  • Kandang dari kayu

Memilih kandang dari kayu juga menjadi salah satu alternatif pilihan yang tepat. Kamu bisa mendesain kandang kelinci sedemikian rupa. Dengan demikian akan membantu dalam memudahkan untuk mendapatkan kandang yang sesuai. Jika pemilihan kandang dengan tepat maka Kamu bisa memberikan kemudahan untuk menjadikan kandang ini juga sebagai alternatif untuk mempercantik halaman rumah yang dimiliki.

Setelah Kamu mengetahui mengenai jenis-jenis kandang kelinci berdasarkan dari jenis bahan pembuatannya. Maka usahakan untuk mengenal juga mengenai jenis kandang kelinci berdasarkan dari bentuknya. Untuk bentuknya sendiri kandang kelinci dibagi menjadi kandang tertutup dan terbuka. Jika Kamu ingin mengetahuinya berikut ini informasi lengkapnya untuk Kamu antara lain yaitu

  • Kandang terbuka

Jenis kandang terbuka ini akan lebih mudah dibuat. Hal ini karena kandang bisa dibuat  dengan memberikan pagar di sekeliling lahan yang ingin digunakan. Untuk tinggi kandang usahakan antara setengah hingga satu meter. Jangan terlalu rendah agar kelinci tidak lolos karena umumnya hewan ini gemar meloncat. Meskipun kandang terbuka namun di bagian pinggirnya diberikan ruangan tertutup. Tujuannya agar kelinci dapat berteduh. Untuk jenis kandang ini memang dirasakan lebih terjangkau untuk biaya pembuatannya dibandingkan kandang tertutup.

  • Kandang tertutup

Jenis kandang tertutup menjadi salah satu tempat tinggal kelinci yang membutuhkan biaya yang lebih besar. Hal ini karena satu ruangan hanya untuk satu ekor kelinci saja. Ada dua jenis kandang tertutup antara lain yaitu postal dan baterai. Sedikit informasi untuk Kamu bahwa tipe postal ini umumnya digunakan untuk perkawinan dan penyapihan anak kelinci. Sedangkan tipe baterai digunakan sebagai media untuk pembesaran saja.

Dengan pengetahuan yang demikian Kamu bisa mengetahui mengenai jenis kandang mana yang akan dipilih. Sehingga tentu saja semuanya akan lebih tepat sasaran. Untuk itu pastikan apabila Kamu memilih jenis kandang berdasarkan kemampuan dan juga tujuan dari pemeliharaan kelinci tersebut.