Ketahui Kelinci Kamu Sedang Sakit Dengan 5 Tanda Berikut

Kelinci seringkali dianggap mudah sakit, pemilik kelinci perlu tahu tanda yang menunjukan kelinci sakit agar dapat menjaga umur kelinci tetap panjang

Ketahui Kelinci Kamu Sedang Sakit Dengan 5 Tanda Berikut
Photo: kelinci

Kelinci yang sehat merupakan hal yang paling diinginkan para pemilik kelinci. Namun, seperti hewan peliharaan lainnya, kelinci Kamu harus dirawat untuk menghindari kondisi kesehatan yang buruk. Kunjungan rutin ke dokter hewan dan diet sehat bisa sangat membantu untuk memastikan kelinci Kamu tetap sehat dan bahagia, tetapi perhatikan tanda-tanda bahwa kelinci Kamu mungkin sakit.



Mengapa Kelinci Sakit?

Seperti kebanyakan hewan peliharaan, ada sejumlah penyebab kelinci sakit. Mereka dapat terkena kuman, memakan sesuatu yang menyebabkan penyakit, disebabkan oleh keturunan genetik untuk suatu kondisi, atau alasan lain. Karena status mereka di ujung bawah rantai makanan, kelinci biasanya menyembunyikan tanda-tanda penyakit. Menunjukkan kelemahan membuat mereka berisiko menjadi mangsa. Tentu saja, hewan peliharaan Kamu mungkin tidak berisiko dimakan, tetapi Kamu tetap harus mengamatinya dengan cermat untuk mengetahui gejala awal penyakit tersebut. Beberapa tanda umum penyakit meliputi:

  • Energi dan nafsu makan menurun: Kelinci menunjukkan dua tanda penyakit yang signifikan: penurunan energi (atau kelesuan) dan penurunan nafsu makan untuk makanan dan air. Ini adalah gejala yang tidak jelas dan menunjukkan sejumlah penyakit. Pantau konsumsi makanan dan air kelinci Kamu karena ini memberikan cara cepat untuk mengetahui apakah hewan peliharaan Kamu mengalami masalah kesehatan.

  • Tidak membuang kotoran atau berlebihan: Rabbit gastrointestinal stasis (RGIS) adalah tanda penyakit kelinci yang umum terjadi ketika hewan berhenti makan. Ini memperlambat segala sesuatu dalam sistem pencernaan dan kelinci berhenti mengeluarkan kotoran. Kondisi ini mungkin disebabkan oleh nafsu makan yang tidak memadai, seperti kekurangan serat, masalah gigi, atau masalah sekunder seperti penyakit hati atau kanker. Diare atau buang air besar juga bisa menjadi tanda adanya masalah, yang menunjukkan potensi penyakit parasit atau bakteri.

  • Tidak mau membersihkan diri: Kelinci dikenal menjaga kebersihan diri. Oleh karena itu, tanda-tanda kelinci belum membersihkan dirinya sendiri, seperti kakinya yang kotor atau bulu yang kusut, merupakan tanda kelinci tidak sehat. Air liur, sembrono, atau rambut rontok di badan dan leher juga merupakan tanda penyakit penyakit gigi. Selain itu, ketombe, bulu rontok secara keseluruhan, atau bulu menggumpal dapat menjadi tanda infeksi yang dapat menular ke hewan lain atau bahkan manusia, seperti dalam kasus "kutu ketombe berjalan".

  • Gejala pilek: Kelinci hanya bisa bernapas melalui hidungnya, jadi penyakit saluran pernapasan bagian atas adalah masalah kesehatan yang serius. Jika kelinci tampak menderita pilek dengan gejala seperti ingus, bersin, batuk, masalah pernapasan, termasuk bernafas dengan mulut terbuka, perlu dengan segera diperiksakan ke dokter hewan.

  • Memiringkan kepala. Jika kepala kelinci Kamu miring ke satu sisi, mata di sisi itu tampaknya bermasalah, atau bisa dibilang kelinci memiliki koordinasi yang buruk, kelinci mungkin menderita kemiringan kepala yang tiba-tiba, disfungsi sistem saraf yang mengontrol keseimbangan kelinci.

Pengobatan

Perawatan yang akan diresepkan oleh dokter hewan akan bergantung pada kondisi kelinci. Saat Kamu mencari pengobatan, usahakan agar kelinci Kamu tetap terhidrasi dan hangat. Alat suntik dengan air atau makanan lunak dapat membantu. Bergantung pada kondisinya, dokter hewan Kamu mungkin meresepkan obat resep untuk membantu kondisi kelinci Kamu. Penyakit dapat terjadi dengan cepat pada kelinci, jadi pastikan Kamu memiliki dokter hewan yang dapat merawat kelinci. Seperti hewan peliharaan lainnya, kelinci harus mengunjungi dokter hewan setidaknya setahun sekali hingga usia 4 tahun, saat kunjungan harus dijadwalkan setiap 6 bulan. Dokter hewan memiliki pengetahuan khusus yang dapat mendeteksi gejala penyakit kelinci sebelum berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih besar.



Bagaimana Mencegah Kelinci Sakit

Tidaklah mungkin sepenuhnya mencegah penyakit pada kelinci. Mempersiapkan pencegahan akan sangat membantu. Beri mereka makanan yang sehat, berikan lingkungan yang bersih dan kasih sayang, dan berhati-hatilah untuk menghindari suhu yang ekstrim. Menyentuh tubuh mereka sama pentingnya dengan memantau perilaku mereka untuk penyakit apa pun. Tangan Kamu akan memberi tahu Kamu tentang perubahan kondisi tubuh, dan Kamu akan melihat benjolan atau cedera dengn lebih mudah. Ini tidak memakan waktu seperti yang Kamu bayangkan. Kelinci akan cepat beradaptasi dengan perhatian fisik dan Kamu akan terbiasa merawatnya.