Lebih Mengenal Sulcata Tortoise (African Spurred Tortoise) Yuk !

Kura-kura sulcata (Geochelone sulcata), juga dikenal sebagai kura-kura pacu Afrika, kura-kura ini salah satu spesies kura-kura terbesar di dunia loh. Ia memiliki cangkang coklat yang sangat tebal, kulit coklat kekuningan, dan sisik runcing — atau taji di kakinya.

Lebih Mengenal Sulcata Tortoise (African Spurred Tortoise) Yuk !
Photo: Unsplash

 Ia berasal dari daerah kering dan semi kering di Afrika, kura-kura ini dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan, yang merupakan salah satu alasan mengapa mereka menjadi populer sebagai hewan peliharaan. Namun, mereka belum tentu cocok menjadi hewan peliharaan yang ideal untuk semua orang karena umurnya bisa lebih panjang dari pemiliknya dan perawatan yang memang cukup banyak detilnya. Tetapi jika kamu bisa membuat mereka bahagia dan sehat, mereka bisa menjadi teman yang sangat menyenangkan.

Gambaran Umum Spesies

NAMA UMUM: Sulcata tortoise, African spurred tortoise

NAMA ILMIAH: Geochelone sulcata

UKURAN DEWASA: panjang 60 sampai 80 cm, berat 40 sampai 55 kg

UMUR: 70 tahun atau lebih

Perilaku dan Temperamen Sulcata Tortoise

Kura-kura sulcata biasanya pendiam seperti kura-kura lainnya, mereka besar dan lambat. Mereka juga cenderung memiliki sifat ingin tahu, terkadang saking ingin tahunya sampai merugikan diri mereka sendiri. Mereka dapat dengan mudah terjebak di ruang yang sempit, serta dapat membalikkan diri dan tidak dapat kembali berdiri. Sebagai hewan peliharaan, kura-kura ini umumnya menyenangkan dan jinak. Mereka jarang agresif atau teritorial. Tetapi mereka tetap tidak boleh terlalu sering dipegang atau disentuh apalagi saat masih berumur muda ketika kondisi tubuhnya masih rapuh. Penanganan yang berlebihan dapat membuat kura-kura stres dan menyebabkan masalah kesehatan atau bahkan kematian dini.



Kondisi Kandang Kura-kura Sulcata

Posisi kandang  berada di luar ruangan yang luas sangat ideal untuk kura-kura besar ini. Mereka membutuhkan pagar yang kokoh setinggi sekitar 60 cm. Tempat berteduh dalam bentuk rumah anjing atau kotak kecil juga ide yang baik untuk memberikan tempat berteduh. Dan jangan lupa siapkan kubangan berlumpur sebagai tempat kura-kura kamu untuk berendam dan buang air besar.




Panas

Kura-kura sulcata membutuhkan suhu panas agar tetap sehat dan aktif. Mereka dapat bertahan pada suhu 38 derajat Celsius atau lebih, selama mereka memiliki akses ke tempat berteduh jika perlu mendinginkan suhu tubuhnya. 

Sebaiknya suhu siang hari di ruangan, rumah kaca, atau halaman tempat kura-kura Kamu berada ada di sekitar 27 hingga 32 derajat Celsius. Pada malam hari, suhu antara 15 dan 27 derajat Celsius biasanya sudah cukup. Jangan biarkan kandang menjadi terlalu dingin, atau kura-kura kamu bisa berhenti makan dan lebih rentan terhadap penyakit.



Kelembaban

Kura-kura sulcata lebih baik berada pada tingkat kelembapan sekitar 40 hingga 55 persen. Kelembapan yang terlalu tinggi dapat menyebabkan infeksi jamur dan masalah kulit lainnya. Jika kamu perlu meningkatkan kelembapan, kamu dapat menyemprot air ke kandang kura-kura kamu satu sampai dua kali sehari.

Makanan dan Air

Kura-kura sulcata adalah kura-kura herbivora yang merumput yang membutuhkan makanan berserat tinggi dan rendah protein. Biasanya nutrisinya bisa terpenuhi lewat rumput dan hay (setidaknya 75 persen dari makanan mereka) Sedikit sayuran hijau juga baik. Tapi hindari makanan tinggi oksalat, seperti bayam, sawi dan bit hijau, kangkung, brokoli dan kembang kol.

Tanyakan kepada dokter hewan kamu untuk memastikan kamu memberikan variasi dan jumlah nutrisi yang tepat, karena ini sangat tergantung pada usia, ukuran, dan kesehatan.

Kadang ada pula yang menambahkan sayuran dengan bubuk kalsium dan vitamin D3 sekali atau dua kali seminggu (atau sesuai petunjuk) . Jangan memberi makan buah-buahan, protein hewani, atau makanan kura-kura berbentuk pelet dari toko hewan peliharaan kecuali diarahkan oleh dokter hewan kamu. Kura-kura mendapatkan sebagian besar kebutuhan air mereka dari makanannya, tetapi kamu juga harus tetap menyediakan air minuml di kandangnya setiap hari.

Masalah Kesehatan dan Perilaku Umum

Seperti kebanyakan reptil, kura-kura sulcata rentan terhadap infeksi pernapasan, terutama jika mereka dipelihara di lingkungan yang terlalu lembab. Dan seperti kura-kura dan penyu lainnya, pembusukan pada cangkang adalah masalah umum. Ini biasanya disebabkan oleh infeksi jamur yang menyebabkan kulit kering dan bersisik.

Penyakit tulang metabolik adalah penyakit serius lyang biasa ditemukan pada kura-kura dan reptil. Ketika rasio fosfor-kalsium hewan tidak seimbang, hal itu dapat menyebabkan pelunakan dan pelemahan tulang. Penyakit ini dapat menyebabkan kelainan bentuk dan akhirnya kematian jika tidak ditangani dengan baik

Semua kondisi ini dapat diobati oleh dokter hewan yang berspesialisasi dalam reptil jika ditangani dengan segerai. Jangan mencoba merawat kura-kura kamu dengan pengobatan rumahan kecuali jika direkomendasikan oleh dokter hewan.

Memilih Kura-kura Sulcata Pertama Kamu

Membeli kura-kura lewat breeder yang sudah berpengalaman dan paham tentang riwayat kesehatannya sangat penting. Dikarenakan mereka  adalah hewan yang akan kamu miliki untuk waktu yang sangat lama, jadi baiknya kura-kura sudah sehat dari kecil..

Carilah kura-kura yang matanya bening dan cangkangnya halus. Dan jika memungkinkan, kalian bisa minta untuk melihatnya makan. Kura-kura sulcata yang sehat biasanya rakus; kalau tidak makan, bisa jadi itu tanda sakit. Yang terpenting, pastikan kamu siap untuk merawat hewan besar yang dapat hidup lebih lama dari kamu sendiri. Jadi, kamu harus memiliki rencana mewariskan kepada seseorang untuk merawat kura-kura kamu jika kamu tidak dapat merawatnya lagi.