Mau Punya Iguana Dirumah? Nih Belajar Dulu Yuk Dari Reptil Rumahan!

Pasti diantara Anda ada yang tertarik dengan peliharaan eksotik seperti Iguana. Untuk menggali lebih seputar ini, Cuddl berkesempatan mewawancarai narasumber dari Reptil Rumahan. Pada artikel ini, mari bersama gali informasi seputar iguana, reptile dan pengalaman memelihara binatang eksotik ini!

Mau Punya Iguana Dirumah? Nih Belajar Dulu Yuk Dari Reptil Rumahan!
Photo:Reptile Rumahan

Pasti diantara Anda ada yang tertarik dengan peliharaan eksotik seperti Iguana. Untuk menggali lebih seputar ini, Cuddl berkesempatan mewawancarai narasumber dari Reptil Rumahan. Pada artikel ini, mari bersama gali informasi seputar iguana, reptile  dan pengalaman memelihara binatang eksotik ini!

Siapa Itu Reptil Rumahan?

Reptil Rumahan adalah komunitas dari pecinta reptil yang berkembang dari bisnis farm iguana. Rumah reptile untuk saat ini lebih fokus ke iguana walaupun bisa membantu Anda soal reptil lainnya. Tumbuhnya komunitas ini karena kecintaan reptil yang besar dan ingin wadah khusus untuk saling berbagi.

Reptil Rumahan secara official berdiri sejak 2017. Tapi komunitas yang menjadi cikal bakal Reptil Rumahan sudah aktif sejak tahun 2012. Karena dimulai dari bentuk komunitas kecil, Reptil Rumahan cukup terbuka untuk siapa saja yang memiliki hobi pelihara reptil.

Acara gathering anggota Reptil Rumahan juga cukup sering. Anda yang sudah join bisa kumpul – kumpul untuk tukar informasi secara langsung ataupun sekedar interaksi dari social media. Untuk acara official sendiri, Reptil Rumahan sempat ikut IIPE dari tahun 2018 lalu.

Reptil Rumahan lebih fokus untuk gathering pecinta iguana di area Jabodetabek. Tapi tidak menutup kemungkinan Anda join ke komunitas ini walaupun di luar area tersebut. Komunitas ini selalu menerima anggota baru yang ingin bergabung.

Tapi Anda perlu ingat juga, Reptil Rumahan terdiri dari komunitas – komunitas kecil reptile lain. Anda bisa memanfaatkan koneksi ke komunitas reptil lain ini untuk mencari yang dekat area Anda ataupun menemukan interest yang cocok.

Reptil Rumahan juga mementingkan topic breeding pada komunitasnya. Jadi untuk Anda yang ingin membeli reptile jenis tertentu, bisa datang ke situ untuk konsultasi. Anda bisa bertanya saat kumpul – kumpul ataupun dari social media.

Kegiatan utama Reptil Rumahan memang breeding. Tapi tidak memungkinkan komunitas ini mengadakan kontes reptil, gathering dan sosialisasi reptile untuk masyarakat. Reptil Rumahan juga buat konten untuk komunitas reptil secara umum. Reptil Rumahan juga menerima anggota baru yang mau belajar. Anda yang ingin menjalani bisnis breeder dan selling reptile juga akan diterima.

Belajar Seputar Iguana Dari Reptil Rumahan

Selama Cuddl berbincang – bincang dengan pihak Reptil Rumahan, banyak informasi seputar iguana yang bisa diambil. Pada bagian ini, mari bahas informasi tersebut satu per satu:

Apa Spesies Digunakan yang Cocok Untuk Pemula?

Species iguana tentu ada banyak, tapi untuk keperluan pemula sangat disarankan iguana green dan iguana red. Kedua species ini adalah yang paling direkomendasikan karena mudah diurus dan harga anakannya tidak terlalu mahal.

Berapa Kira – Kira Harga Anakan Iguana?.

Harga iguana anakan bisa mulai dari 350 ribu Rupiah sampai 500 juta Rupiah. Hal yang membedakan dari harga ini adalah kelangkaanya. Semakin rare breed iguana, semakin mahal harganya. Tapi kelangkaan ini tidak harus dari spesies. Variant iguana ada banyak dan pada satu spesies, tampilan bisa berbeda. Contoh saja iguana green dan iguana red merupakan satu spesies tapi berbeda variant saja. 

Seberapa Banyak Iguana Bisa Bertelur? 

Iguana bisa bertelur paling sedikit 30-an telur dan paling banyak 70-an. Tapi hal ini tergantung juga dari spesies-nya. Walaupun mampu menghasilkan banyak telur, anakan iguana yang bisa lahir hanya mencapai 80% dari jumlah telur. Hal ini bisa banyak faktor. Mulai dari proses inkubasi ataupun kondisi telur saat dikeluarkan oleh induk.

Apa yang Paling Penting Diingat Saat Memelihara Iguana?

Tidak hanya iguana, jika Anda pelihara hewan berdarah dingin, cahaya matahari merupakan hal paling penting. Hewan berdarah rendah perlu matahari untuk mengelola metabolisme tubuhnya. Jika kekurangan, mereka bisa terkena banyak masalah.

Pada iguana, jika tidak dapat cahaya matahari cukup, pencernaan mereka tidak bisa bekerja baik. Saat berjemur, iguana juga akan buang air. Pada kotoran dan air kencing iguana, Anda akan temukan material warna putih. Hal ini sering disebut kapur oleh para breeder. Tanpa cahaya matahari yang cukup, kapur ini tidak akan keluar dari pencernaan igunaan. Jika dibiarkan menumpuk, hal ini akan menjadi batu dan harus dioperasi untuk dikeluarkan.

Bagaimana Memilih Kandang yang Tepat Untuk Iguana?

Kandang harus menyesuaikan habitat natural dari reptile. Contoh untuk iguana, Anda perlu dibuatkan kandang dengan dahan pohon, tempat memanjat dan berjemur. Sedangkan untuk ular, Anda harus siapkan hiding cave, tempat minum, tempat berjemur dan ruang gerak yang lebih besar.

Bagaimana dengan Makanan Iguana?

Makan pokok iguana bisa sayur seperti sawi atau kangkung. Sedangkan untuk makanan tambahannya, Anda bisa beri tauge, pisang ataupun papaya. Buah berair juga bisa Anda gunakan untuk supply cairan bagi iguana.

Iguana tidak terlalu butuh minum. Anda cukup berikan sayur dan buah yang mengandung air. Tapi jika iguana terlihat kering, Anda cukup semprot saja area hidupnya tapi tidak perlu banyak – banyak. Reptil seperti iguana juga tidak terlalu butuh suplemen. Anda hanya cukup perhatikan asupan gizi saja dari makanan yang diberikan.

Apakah Berbahaya Memelihara Iguana?

Reptile ternakan biasanya condong lebih jinak daripada reptil liar. Jadi, Anda tidak perlu takut menghadapi reptil yang dibeli dari breeder. Interaksi yang baik untuk iguana biasanya, membuat mereka lebih jinak dan mudah diurus. Tapi ingat, interaksi ini harus diukur. Jangan sampai interaksi Anda membuat si iguana tidak nyaman.

Ternyata Iguana Bisa di Training Perilaku-nya

Reptil seperti kadal besar, akan belajar dari kebiasaan. Jika breeder sudah biasakan memiliki jadwal perawatan tersendiri, iguana biasanya bisa ingat dan bahkan otomatis melakukan hal tersebut. Contoh saja saat waktu berjemur. Jika sudah biasa dibawa keluar kandang pada jam tertentu, mereka bahkan bisa otomatis keluar tanpa harus digendong dan menuju tempat berjemur.

Berapa Panjang Perkiraan Umur Iguana?

Iguana bisa dipelihara lama mulai dari 30 tahun sampai 80 tahun. Tapi umur ini tetap tergantung dari spesies iguana itu sendiri. Jadi bagi yang tertarik memiliki peliharaan yang panjang umur, iguana bisa jadi pilihan.

Suka Duka yang Dirasakan Selama Memelihara Iguana Menurut Reptil Rumahan

Menurut Reptil Rumahan, senangnya punya iguana adalah melihat perkembangan mutasi warna-nya. Saat tumbuh, warna dari iguana bisa berubah tergantung kondisi dan DNA mereka. Jadi, Anda bisa mengamati bagaimana tampilan iguana kesayangan berbeda dari waktu ke waktu.

Sebagian besar warna iguana peliharaan yang dijual merupakan hasil breeding. Jika pintar mengkombinasi, Anda bahkan bisa membuat iguana dengan DNA warna baru. Banyak anggota komunitas Reptil Rumahan ahli soal ini, Anda bisa tanya – tanya jika tertarik.

Untuk susahnya, tentu tantangan pemeliharaan yang selalu dihadapi terkadang terasa berat. Exotic pet tentu perlu kebutuhan khusus dibandingkan peliharaan yang umum. Contoh saja saat mencari dokter untuk peliharaan. Hal ini tentu lebih sulit dibandingkan kucing atau anjing.

Resiko memelihara hewan eksotis tentu lebih tinggi. Kebanyakan pecinta iguana dan reptil memilih untuk menghindari resiko hewan reptil berbahaya. Reptil Rumahan menekankan untuk pemula agar menghindari reptil ganas yang berbisa untuk jadi peliharaan.

Hal lain yang menjadi beban khusus-nya pada breeder adalah aturan yang berlaku. Breeding dan beli reptil agak susah di Indonesia. Berurusan dengan reptile local terkadang bisa membuat bingung. Setiap tahunnya peraturan reptile di Indonesia bisa berganti.

Hal ini berhubungan dengan hewan reptil apa yang dilindungi. Pada tahun satu reptile species A bisa dilindungi, tapi pada tahun selanjutnya sudah tidak. Tapi di sisi lain species B yang tidak dilindungi pada tahun lalu, bisa berubah jadi dilindungi di tahun selanjutnya. Hal seperti ini membuat was – was. Jadi harus lebih hati – hati dan update soal ini. Lebih mudah berurusan dengan reptile impor yang telah pasti memiliki izin untuk dijual belikan.

 

Tips Pelihara Iguana dan Reptil Lain dari Reptil Rumahan

Bagi Anda yang tertarik memelihara iguana ataupun reptile, pastikan gunakan tips berguna dari Reptil Rumahan berikut ini:

  • Sesuaikan pola perawatan dengan tipe reptilnya.
  • Pastikan Anda disiplin dan lebih jeli melihat masalah reptile.
  • Jangan terlalu ambil resiko. Lebih baik pelihara reptil yang aman daripada menyesal nantinya. Hal ini terutama bagi Anda yang tertarik memelihara ular.
  • Cahaya Matahari adalah hal penting yang harus diperhatikan.
  • Jika reptile tidak nyaman biasanya mengeluarkan kotoran ataupun memuntahkan makanan. Pastikan sensitive soal ini, jika Anda tidak sensitif, mereka bisa menjadi agresif. Untuk membuat tidak stress, kembalikan si reptile ke kandang dan biarkan tenang dulu.
  • Selalu update soal aturan pemeliharaan reptil. Hal ini terutama untuk reptil lokal yang aturan perlindungannya berbeda.
  • Selalu perhatikan tingkah laku reptil. Jika berperilaku berbeda dari biasanya, segera periksakan kesehatan peliharaan Anda.
  • Saat memeriksakan kesehatan, carilah dokter hewan yang ahli reptile. Di Indonesia, masih jarang dokter hewan yang mampu menangani masalah tipe hewan ini. Tapi biasanya tetap bisa ditemukan. Cari informasi dulu untuk jaga – jaga seputar dokter reptil di area Anda.
  • Belajar, belajar dan belajar lagi agar lebih ahli merawat reptile kesayangan. 

Sekian bahasan seputar iguana dan reptil bersama narasumber Reptil Rumahan. Mudah – mudahan informasi dan pembelajaraan yang Anda dapatkan di sini mampu berguna bagi Anda. Terima kasih sudah membaca artikel ini!