Pelihara Tarantula Tidak Semenakutkan yang Orang Bayangkan

Banyak orang menganggap tarantula sebagai hewan yang mematikan. Padahal, tarantula tidak seberbahaya yang orang bayangkan. Memang beberapa memiliki kemampuan membunuh manusia, tapi Anda bisa pilih pelihara yang tidak terlalu berbisa dan jinak.

Pelihara Tarantula Tidak Semenakutkan yang Orang Bayangkan
Foto : Lapak Kaki 8

Banyak orang menganggap tarantula sebagai hewan yang mematikan. Padahal, tarantula tidak seberbahaya yang orang bayangkan. Memang beberapa memiliki kemampuan membunuh manusia, tapi Anda bisa pilih pelihara yang tidak terlalu berbisa dan jinak.

Banyak yang memandang pemilik tarantula sebagai orang aneh. Pada kenyataanya, jika paham soal binatang ini, tidak ada masalah memiliki dan mengoleksinya. Kebanyakan pemilik tarantula berusaha memperbanyak koleksi mereka sama seperti mereka yang mengoleksi perangko. Ada kesenangan sendiri melihat banyak variasi spesies tarantula dalam koleksi yang dimiliki.

Bagaimana Pengalaman Memelihara Tarantula Itu?

Untuk informasi ini, Cuddl telah mewawancarai narasumber dari Lapak Kaki 8. Komunitas Lapak Kaki 8 adalah farm untuk para pecinta tarantula dan hobby hewan eksotik lain. Koleksi dari komunitas ini sudah mencapai puluhan koleksi tarantula. Anda bisa beli tarantula dari sini jika ingin mulai sebagai pemula.

Lapak Kaki 8 sudah berdiri sejak tahun 2011 dan saat ini memiliki base ada di Lampung. Walaupun begitu, Anda bisa hubungi pihak ini melalui Instagram dan YouTube. Komunitas ini sangat menerima para pemula yang ingin belajar lebih soal tarantula.

Untuk pemeliharaan tarantula, pihak Lapak Kaki 8 menekankan bahwa mereka adalah hewan yang tergolong liar. Untuk pemeliharaan, hanya beberapa spesies saja yang cocok untuk dipelihara. Banyak diantara tarantula yang dihindari karena resiko pemeliharaan yang tinggi.

Jika Anda tahu species mana yang bisa dipelihara, tentu rasa takut bisa dihilangkan. Saat berinteraksi dengan hewan ini, Anda tetap harus hati – hati, tapi disisi lain tarantula tidak akan menyerang tanpa ada provokasi. Tipe tarantula ada yang agresif dan tidak agresif, tapi keduanya tetap akan tenang kalau dibiarkan saja.

Setiap spesies tarantula juga akan memerlukan kebutuhan berbeda. Ada yang butuh kayu untuk kandangnya, ada yang butuh dibuatkan lubang ataupun diisi medium yang banyak. Setiap kebutuhan ini harus Anda pelajari sesuai dengan jenis tarantulanya.

Untuk di Indonesia, ada beberapa jenis lokal yang cukup menarik di koleksi. Laba – laba ini antara lain adalah: 

  • Selenocosmia Javanensis
  • Lampropelma Nigerrimum
  • Selenocosmia Lanipes Ausserer
  • Lampropelma Phormingochilus Arboricola
  • Selenocosmia Effera

Tapi bagi para pemula sangat disarankan memiliki spesies Brachypelma. Perlu diingat bahwa semua tarantula berbisa. Walaupun begitu, kadar beracunnya tergantung dari spesies. Untuk pilihan Brachypelma, species tarantula ini tidak terlalu beracun dan bisa di handle pemula dengan lebih aman.

Di sisi sebaliknya, Anda bisa temukan tarantula yang sulit di handle. Para veteran-pun terkadang takut memelihara species Babuino. Tarantula yang satu ini sangat agresif dan memiliki venom yang cukup berbahaya untuk manusia.

Pihak Lapak Kaki 8  menekankan untuk selalu pahami tarantula yang sedang dipelihara. Jangan samakan perlakukan sama antar spesies tarantula. Jika sudah tahu menghadapi tarantula yang agresif, lebih baik gunakan pengaman ganda. 

Serba Serbi Unik Tarantula

Saat berbincang – bincang dengan pihak Lapak Kaki 8, banyak pengetahuan unik yang pihak Cuddl dapatkan. Di sini, mari bahas bersama serba – serbi unik tarantula yang belum tentu Anda tahu:

Beda Tarantula dengan Laba – Laba 

Tarantula adalah variant laba – laba yang paling besar. Tarantula memiliki ciri khas kaki – kaki berbuku yang panjang – panjang. Selain itu, badanya lebih membulat namun berbobot ringan.  Besaran tarantula maksimal bisa sangat besar. Tergantung dari spesiesnya, ukuran bisa lebih besar dari telapak tangan.

Umur Dari Tarantula

Tarantula jantan memiliki umur hidup lebih pendek dari betina. Umur siap kawin untuk jantan biasanya sekitar 3 tahun. Tapi ingat, hal ini juga tergantung dari kondisi tarantula juga spesiesnya. Jantan yang sudah matang, hanya memiliki kesempatan 5 bulan untuk kawin. Jika tidak kawin di range waktu 5 bulan tersebut, pejantan itu akan mati.

5 bulan ini adalah masa subur. Di luar masa ini, pejantan tidak akan bisa membuahi betina. Setelah lewat masa subur ini, tarantula jantan tinggal menunggu mati. Umumnya pejantan ini hanya bisa bertahan hidup 1 atau 2 setelah masa subur. 

Umur hidup tarantula bisa lebih dari 20 tahun untuk betina jenis tertentu. Betina memiliki waktu mature yang lebih lama dari jantan  Biasanya bisa memakan 3,5 sampai 4 tahun sebelum tarantula betina ini siap kawin.

Perilaku Kawin Tarantula

Pejantan di alam aslinya akan selalu aktif mencari betina. Walaupun umumnya menghindari tempat hidup manusia, tidak jarang tarantula jantan ditemukan keluar hutan dan masuk rumah – rumah untuk mencari betina di masa kawin. Betina sendiri tidak aktif dan hanya tinggal di sarang saja.

Pembiakan Tarantula

Tarantula bisa di-breed satu tahun sekali. Tapi hal ini tidak menjamin menghasilkan telur. Tapi karena usia aktif tarantula betina panjang, Anda cukup mencari yang jantan untuk melakukan perkawinan lagi.  Umumnya tarantula umur 7 sampai 8 tahun masih bisa rutin kawin.

Banyak tantangan yang harus dihadapi untuk memastikan anakan tarantula bisa tumbuh sampai dijual. Para breeder veteran terkadang belum bisa memastikan 100% keberhasilan kawin tarantula peliharaan.

Proses kembang biak tarantula sebetulnya cukup dengan mempertemukan pejantan dan betina di masa kawin.  Perlu diingat bahwa pembiakan tarantula tidak bisa crossbreed. Anda harus menggunakan pasangan dengan spesies sama untuk sukses membiarkannya

Karena itulah banyak pecinta tarantula merasa kesulitan jika ingin membiakkan species langka. Walaupun punya betina-nya, belum tentu mereka bisa menemukan pemilik jantan dari spesies langka tersebut. Hal sebaliknya juga berlaku. 

Setelah dipertemukan, reaksi  dan hubungan dari tarantula ada di tangan mereka sendiri. Anda tidak bisa mempengaruhi apapun kecuali menonton. Hal inilah yang membuat tingkat keberhasilan kawin bisa rendah. Pihak Lapak Kaki 8, bahkan bercerita bahwa kenalan mereka pernah mau mengawinkan dua tarantula yang tergolong langka. Tapi saat dipertemukan, si betina memakan si jantan sebelum proses kawin berlangsung.

Tapi sekalinya berhasil, para breeder bisa mendapatkan anakan yang banyak. Besaran perkembang biakan tarantula per tahunnya sangat tergantung dari spesies tarantula itu sendiri. Pada satu jenis tarantula bisa menghasilkan telur umumnya 30 sampai 50. Tapi jenis lain bisa seribu sampai dua ribu ekor. Namun rata – rata tarantula berkembang biak 100 sampai 200 ekor per tahunnya.

Tips Memelihara Tarantula dari Lapak Kaki 8

Bagi Anda yang tertarik mulai pelihara tarantula, Lapak Kaki 8 juga bagi – bagi tips untuk Anda soal ini. Berikut adalah bahasan tips-nya:

Tidak Perlu Sering Bersih Kandang Tapi Tetap Jaga Kondisinya

Pembersihan kandang tarantula tidak perlu terlalu sering. Untuk beberapa jenis tarantula cukup dibersihkan sekitar 1 sampai 2 tahun sekali. Hal yang perlu diperhatikan hanyalah medium-nya. Selama medium bersing, kandang tidak perlu selalu dibersihkan. Gunakan medium cocopeat untuk sarang tarantula. Coco peat ini dibuat dari sabut kelapa.

Beri Makan Sesuai Kondisi Tarantula

Anda cukup memberi makan tarantula seminggu sekali. Tapi ingat, Anda harus beri makanan sesuai dengan memperhatikan ukurannya. Umumnya, pilihan serangga pakan tarantula ini adalah jangkrik. Jika ukuran tarantula besar, jangkrik yang dibutuhkan juga besar. Umumnya satu jangkrik sudah cukup untuk 1 sampai 2 minggu.

Selalu Perhatikan Habitat Tarantula Untuk Membuat Kandang

Selalu sesuaikan keperluan kandang dengan spesies. Beberapa jenis tarantula perlu cocopeat lebih sedikit, perlu kayu – kayuan, perlu yang kandangnya di taruh tempat tinggi dan masih banyak lagi kriteria lain. Jadi, pastikan research dahulu sebelum memilih tarantula yang akan Anda pelihara.

Selalu Perhatikan Kondisi Tarantula 

Tarantula jarang terkena sakit. Anda tidak perlu periksakan  mereka karena tarantula bisa menjaga diri Tapi jika sekali kena penyakit ataupun bermasalah ganti kulit, tarantula biasanya langsung mati. Karena itu, pastikan kondisi lingkungannya selalu baik agar mereka terhindar dari masalah kesehatan.

Saat membagi tips – tipsnya, pihak Lapak Kaki 8 menekankan tentang komitmen sebagai pemilik tarantula. Walaupun mudah, maintenance harus tetap diingat dan disiplin agar kondisi tarantula selalu baik.

Pesan – Pesan dari Lapak Kaki 8

Tarantula merupakan peliharan yang sering di judge oleh masyarakat. Walaupun tarantula tergolong hewan berbahaya, Anda bisa memeliharanya dengan mudah jika tahu caranya. Di forum Arachnobot Anda bahkan bisa dapat info seputar alasan tarantula menggigit dan bagaimana menghindarinya. Untuk memelihara dengan aman dan belajar lebih soal tarantula, banyak sumber sudah bisa dimanfaatkan di internet. Jika perlu bantuan, jangan sungkan menghubungi komunitas pecinta tarantula seperti Lapak Kaki 8 ini.

Sekian bahasan seputar memelihara tarantula dan hasil wawancara dari narasumber Lapak Kaki 8. Mudah – mudahan informasi di atas berguna bagi Anda yang ingin belajar menjadi pemilik tarantula. Terima kasih sudah membaca artikel ini!