Siapa Bilang Parrot Merepotkan Untuk Dipelihara ?!

Memelihara burung kini tidak hanya sekedar memenuhi hobi saja, tetapi juga dapat dilakukan sebagai aktivitas bisnis. Mengingat tidak sedikit orang yang menyukai burung, terutama burung-burung yang memiliki bulu indah dengan suaranya yang membuat tertarik siapa saja untuk memelihara di rumah, seperti memelihara burung parrot.

Siapa Bilang Parrot Merepotkan Untuk Dipelihara ?!
Foto : Unsplash

Parrot Bukan Hewan Yang Merepotkan Untuk Dipelihara

Memelihara burung kini tidak hanya sekedar memenuhi hobi saja, tetapi juga dapat dilakukan sebagai aktivitas bisnis. Mengingat tidak sedikit orang yang menyukai burung, terutama burung-burung yang memiliki bulu indah dengan suaranya yang membuat tertarik siapa saja untuk memelihara di rumah, seperti memelihara burung parrot. Seperti keberadaan Palugada Parrot yang merupakan sebuah bisnis parrot dan telah ada baru sekitar 3 hingga 4 tahun lalu. Dan untuk setahun terakhir ini Palugada juga turut mendirikan sebuah taman bermain hewan yang diberi nama Palugada Pet Park. 

Di mana hewan yang terdapat di dalamnya tidak hanya berupa parrot saja, tetapi juga ada kelinci, reptil, bahkan turut disediakan tempat pemancingan. Di samping itu, Palugada Pet Park ini juga menerima adanya kunjungan yang datang dari sekolah maupun sebaliknya, pihak Palugada yang berkunjung ke sekolah. Biasanya hewan-hewan tersebut juga digunakan untuk kepentingan shooting maupun prewedding, dan hal ini dinilai memiliki potensi yang sangat besar.

Sebelumnya keberadaan dari Palugada Parrot ini cukup tersebar di beberapa tempat, seperti di Cimory, Serpong, Fatmawati, dan Taman Wisata Matahari (TWM). Namun, saat ini beberapa tempat tersebut sudah ditutup bersamaan dengan kehadiran dari pandemi Covid-19. Dan sekarang tinggal tersisa satu tempat saja, yakni yang berlokasi di Taman Wisata Matahari (TWM) sekaligus sebagai tempat fokusnya. Sehingga, jika ada sekolah yang akan melakukan kegiatan seperti field trip, maka bisa datang ke TWM. Atau pihak pengelola Palugada sendiri yang akan memberikan layanan untuk berkunjung ke sekolah dengan melayani daerah Jabodetabek. 

Perawatan Parrot Dengan Kasih Sayang

Bagi kamu yang akan merawat parrot di rumah, ada beberapa hal yang perlu untuk diperhatikan. Karena diketahui bahwa pemeliharaan dari parrot ini sendiri tergolong lebih mudah jika dibandingkan dengan memelihara hewan lainnya seperti anjing. Di mana hal yang paling penting ketika memelihara parrot adalah pemberian kasih sayang. 

Selain itu memelihara burung parrot juga hanya perlu untuk diberi makan dan minum saja. Dengan memberinya kasih sayang, maka secara otomatis kita akan tahu seberapa banyak makanannya, apa saja makanannya, dan kemudian hal tersebut akan terus berkembang dari kasih sayang yang diberikan tersebut. Dengan begitu, sebagai pemilik atau pemelihara parrot akan mengetahui bahwa si parrot akan suka hal ini atau suka hal itu. Ada beberapa kesamaan antara parrot dan anjing, di mana parrot memiliki attachment yang sangat kuat dengan owner-nya. 

Perlu untuk diketahui bahwa setiap jenis parrot memiliki kebutuhan sama, baik dari segi makanan maupun bulunya. Hal ini berbeda dengan anjing, di mana setiap jenis anjing seperti anjing Collie dengan Labrador yang memiliki perbedaan di dalam perawatan bulu serta cara grooming yang juga berbeda. Namun, untuk parrot tetaplah sama. Perbedaan hanya ada pada jenis makanannya yang berupa makanan kering dan basah. 

Di mana makanan kering parrot bisa berupa biji-bijian, buah-buahan, sayur-sayuran, dan pelet. Sedangkan untuk makanan basah berupa nektar yang ada di alam. Tetapi jika parrot tersebut dipelihara, maka akan diberi madu. Sayangnya, selama ini masih ada yang melakukan kesalahan dengan memberikan parrot-nya susu. Karena diketahui bahwa di alam tidak ada parrot yang minum susu. Jadi, setiap individunya memiliki karakteristik yang beda-beda. Misalnya si A tidak suka mandi, si B suka sekali mandi, dan si C tidak suka anak kecil. Sehingga ada yang mereka suka dan ada juga yang tidak disukai, bahkan ada yang moody-an.

Dengan begitu, di dalam memelihara burung parrot, ketika selaku owner sudah memberikan kasih sayang, maka kamu bisa merasakan bahwa memelihara parrot itu tidak serepot anjing. Karena saat kamu memelihara anjing, kamu harus membersihkan karang giginya, vaksinasi, dan sebagainya tetapi itu semua di burung tidak ada. Burung hanya perlu kasih sayang dan membiasakan berinteraksi, seperti setiap hari disapa atau diajak main. Tetapi jika tiba-tiba kamu sibuk, maka burung bisa saja ngambek, bosan, bahkan mencabuti bulunya sampai botak di bagian dada maupun punggungnya. 

Makanan Parrot

Untuk makanan parrot sendiri yang lebih praktis adalah memberikan pelet dengan nutrisinya yang sudah lengkap. Di mana ideal untuk dietnya adalah dengan persentase 70% pelet dan 30% berupa sayur atau biji-bijian. Pemberian makannya pun juga secara ideal dilakukan setiap hari, namun bisa juga 2 kali sehari. 

Ekspektasi Umur Parrot

Perlu untuk diketahui bahwa pada burung-burung kecil bisa bertahan hidup lebih dari 30 tahun. Lalu untuk burung medium biasanya adalah 40-50 tahun. Dan belum lama ini diketahui melalui sebuah media sosial Facebook bahwa terdapat jenis African Grey Parrot yang berumur 61 tahun. Sedangkan untuk jenis kakatua bisa antara 60-80 tahun dan burung makau berukuran besar bisa sampai 80-100 tahun. Untuk parrot sendiri memiliki ukuran paling panjang adalah 90-100 cm yang diukur dari ujung kepala sampai ujung ekor dengan berat sekitar 2 kg.

Parrot Siap Kawin

Setiap jenis parrot yang ada memiliki perbedaan di dalam usia kawinnya. Di mana jika dilihat secara umum, maka semakin besar akan semakin lama. Selain itu, bagi parrot yang akan kawin harus dipastikan jika lingkungannya sudah cocok. Dengan begitu, parrot akan bisa melakukan produksi secara sering. Namun, ada suatu hal dari parrot yang terbilang rumit. Di mana terkadang ada beberapa parrot yang tidak cocok jika disatukan antara jantan dan betina. Karena ada suatu kasus, yang mana terjadi pada burung kakatua Goffin yang sudah 2 tahun bersama antara jantan dan betina di dalam kandang besar dan hidup rukun-rukun saja. Tetapi tiba-tiba mereka berantem sampai berdarah-darah dan hal itu juga bisa terjadi pada parrot. 

Parrot Juga Bisa Dilatih

Memelihara burung parrot juga bisa dilatih dengan berbagai macam aktivitas. Misalnya saja memasukkan koin ke tempatnya, memasukkan bola ke ring basket, naik sepeda seperti yang ada di sirkus, atau dilatih melakukan free flight atau terbang dan datang lagi ke kita. Namun, semua hal tersebut sebenarnya natural dari parrot sendiri. Sehingga, sebenarnya tidak memerlukan pelatihan khusus layaknya anjing yang biasanya perlu untuk disekolahkan.

Selain itu juga terdapat penjinakan parrot, di mana dari burung liar yang dijinakkan. Dan hal itu biasanya burung tersebut mengalami stressfull. Jadi, disarankan oleh salah satu pengelola Palugada Parrot, akan lebih baik jika burung liar dibiarkan saja atau dilakukan breeding saja. Nanti ketika sudah ada anaknya, barulah diambil untuk bisa mendapatkan yang jinak. 

Sedangkan bagi kamu yang takut jika mengeluarkan burung dari kandangnya dan akan terbang, maka burung tersebut bisa di-indoor. Atau bisa juga dengan memotong sayapnya beberapa helai saja, sehingga terbangnya tidak akan jauh.

Ciri-Ciri Parrot Yang Tidak Sehat

Untuk bisa mendeteksi parrot yang tidak sehat adalah dengan pemberian perawatan dengan kasih sayang dan interaksi, seperti penjelasan yang di awal. Karena dengan kasih sayang itulah kita akan mendapatkan notice jika terjadi sesuatu. Misalnya jika burung tiba-tiba diam. Maka otomatis kita akan bertanya kenapa burung ini diam, apakah sakit atau ngambek. 

Dan bagi customer Palugada Parrot sendiri biasanya diminta untuk selalu update dengan setiap perubahan walaupun sedikit saja dan langsung mengabarkan ke pihak Palugada, baik dengan video atau dibawa langsung. Karena secara umum jika sudah ada perubahan, maka kita harus waspada. Baik tiba-tiba diam, murung, poop-nya berbeda, tiba-tiba ingusan, tidak mau makan, maka hal itu sudah membuat kita waspada.

Memelihara burung parrot tidaklah serepot memelihara hewan lainnya. Yang penting berikan selalu kasih sayang dan ajak untuk selalu berinteraksi didukung dengan perawatan lainnya.