Umur Kelinci Sebenarnya Bisa Panjang. Yuk Baca Tipsnya Agar Kelinci Kamu Panjang Umur

Banyak kelinci di beli dan dipelihara setiap harinya. Tapi kebanyakan kelinci ini memiliki umur yang hanya mencapai 2 tahun saja. Panjang umur ini tentu tidak lama jika dibandingkan peliharaan lain seperti kucing dan anjing. Mengapa umur kelinci ini pendek? Jawabannya adalah pemeliharaan yang tidak baik.

Umur Kelinci Sebenarnya Bisa Panjang. Yuk Baca Tipsnya Agar Kelinci Kamu Panjang Umur
Foto : Unsplash

Banyak kelinci di beli dan dipelihara setiap harinya. Tapi kebanyakan kelinci ini memiliki umur yang hanya mencapai 2 tahun saja. Panjang umur ini tentu tidak lama jika dibandingkan peliharaan lain seperti kucing dan anjing. Mengapa umur kelinci ini pendek? Jawabannya adalah pemeliharaan yang tidak baik.

Menurut pencinta kelinci veteran, Bu Sitta Devi, kelinci bisa mencapai umur 8 tahun lebih jika dipelihara baik. Beliau yang merupakan kepala komunitas IHC KNESIA ini, merasa banyak orang tidak paham tentang pemeliharaan kelinci yang baik. Karena kesalahpahaman ini, banyak kelinci yang hidup pendek dan tidak bisa menjalin koneksi dengan pemilik.

Jika Kamu penasaran alasan apa saja yang menyebabkan kelinci berumur pendek, mari bahas bersama tentang itu di bawah ini:

Kelinci Dijual Terlalu Muda

Tragedi di Indonesia adalah banyak penjual hewan yang berdagang kelinci tanpa pengetahuan yang baik. Mereka hanya memandang kelinci yang kecil dan imut pasti terjual. Hal ini membuat kelinci yang umurnya baru beberapa minggu, sudah dijual di pasaran.

Hal ini tentu tidak baik. Kelinci paling tidak harus berada di bawah naungan induknya sekitar 3 sampai 6 bulan. Sebelum waktu ini terlewati, anak tidak bisa lepas dari induknya. Jika dipisahkan, mereka memiliki stress level yang lebih tinggi dan berpotensi mati lebih cepat.

Banyak Pemilik Kelinci Adalah Anak – Anak

Hal lain yang membuat kelinci cepat mati adalah karena dimiliki anak – anak. Para anak kecil tentu suka dengan tampilan kelinci yang lucu dan imut. Karena ini, kelinci sering di pegang dan dielus tanpa memperhatikan stress level mereka. 

Kelinci yang stress karena sering dipegang tentu akan lebih cepat mati. Kelemahan kelinci sebagai peliharaan adalah tingkat sensitif mereka. Jika ketakutan dan stress, mereka bisa tiba – tiba mati. Hal seperti tidak mau makan dan gemetaran di kandang adalah indikasinya.

Anak – anak tentu juga tidak tahu cara memelihara kelinci yang benar. Perhatian yang dibutuhkan kelinci itu tinggi. Hanya orang dewasa yang sadar saja bisa memenuhi kriteria tersebut. Tentu anak yang dedikasi bisa mencapainya, tapi kebanyakan ada yang cepat bosan dan tidak bisa diberi tanggung jawab memelihara kelinci.

Kesalahpahaman Tentang Makanan Kelinci

Makanan utama kelinci adalah hay dan bukan sayuran. Banyak orang salah menangkap hal ini dan menyebabkan kelinci berumur lebih pendek. Menu yang tepat untuk kelinci adalah komposisi makan yang terdiri dari 80% hay, 10% pellet, 5% snack dan 5% buah/sayur. Hay yang diberikan juga harus banyak. Jangan sampai di kandang kelinci jumlah hay berkurang dan terlihat habis.

Pemilik yang Tidak Komitmen

Pemilik kelinci juga harus berkomitmen. Hal seperti mengajak kelinci keluar kandang, mengecek kondisi kelinci, mengganti menu kelinci sesuai berat badan, memastikan sirkulasi udara kandang baik dan masih banyak lagi, merupakan tugas pemilik yang penting. Jika tidak perhatian, bisa dijamin, umur kelinci akan lebih pendek.

Alasan – alasan di atas tentu harus dihilangkan. Jika ingin kelinci yang dekat dan berumur panjang, Kamu harus berusaha lebih keras. Tentu proses ini berat bagi beberapa orang, tapi bagi pencinta kelinci yang asli, hal ini bukan masalah. Mudah – mudahan informasi di atas membuka wawasan Kamu soal pemeliharaan kelinci. Umur kelinci bisa panjang jika dipelihara baik dan mendapatkan kasih sayang yang tepat. Jangan asal pelihara saja jika ingin hewan peliharaan kelinci yang baik.