Waspadai 8 Alasan Penting Penyebab Kucing Tidak Mau Makan

Kucing peliharaan sangat umum untuk tiba-tiba berhenti makan. Banyak alasan yang menyebabkan kucing tidak mau makan. Berikut 8 alasan yang paling umum menyebabkan kucing tidak mau makan

Waspadai 8 Alasan Penting Penyebab Kucing Tidak Mau Makan
Foto : Unsplash (kucing tidak mau makan)

Kucing biasanya suka tiba-tiba tidak ingin makan makanan atau camilan tertentu lagi. Namun terkadang kucing tidak mau makan karena alasan yang sangat serius. kamu harus mewaspadai potensi penyebab kucing kesayangan kalian tidak mau makan. Walaupun ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan di rumah untuk membantu kucing meningkatkan kembali nafsu makannya, terkadang diperlukan juga penanganan oleh dokter hewan.

Jika kucing kamu tidak enak badan, dirinya akan tidak mau makan dikarenakan ada sesuatu yang mengganggu perut atau ususnya. Atau, kucing kamu mungkin tidak menyukai makanan yang kamu tawarkan. Jika kucing Kamu sampai kurang makan hal itu bisa menjadi pemicu penyakit atau masalah yang menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan. Apa pun alasannya, ini menjadi perhatian utama jika kucing kamu tidak mau makan.

Bahaya yang dapat terjadi pada kucing yang tidak mau makan

Jika kamu memiliki kucing yang bertubuh gemuk dan tidak mau makan, hanya dengan tidak makan selama beberapa hari dirinya dapat dengan cepat memicu gejala penyakit  lipidosis hati. Penyakit ini sering disebut sebagai penyakit hati berlemak dan dapat berakibat fatal jika tidak ditangani. Inilah alasan utama mengapa sangat penting untuk memastikan kucing kamu, terutama jika kelebihan berat badan, terus makan. Dengan penyakit hati berlemak, hati kewalahan mengubah lemak menjadi energi. Kelebihan lemak yang tersimpan di sekitar hati kucing kamu akan mengganggu fungsi organ tersebut. Hati adalah organ penting dan jika tidak bekerja secara efektif, kucing kamu bisa menderita apalagi jika tanpa perawatan langsung dari dokter hewan.

Masalah Kesehatan yang Menyebabkan Kucing tidak mau Makan

-Penyakit Pernafasan

Masalah pernapasan dapat mempengaruhi indera penciuman atau kemampuan bernapas kucing dan menyebabkan hilangnya nafsu makan. Penyakit pernapasan bagian atas dapat menyumbat hidung dan mata kucing dengan kotoran yang mengakibatkan hilangnya atau keterbatasan penglihatan dan penciuman untuk sementara. Penyakit saluran pernapasan bagian bawah dapat mempengaruhi paru-paru kucing kamu sehingga menyebabkan kesulitan bernapas. Terlepas dari tingkat keparahan masalah pernapasannya, Jika penyakit membuat kucing tidak bisa mencium makanannya, kemungkinan besar akan mempengaruhi nafsu makan kucing.



-Penyakit Sistem Pencernaan

Masalah dengan perut kucing, usus, pankreas, atau bagian lain dari sistem pencernaan dapat menyebabkannya tidak mau makan. Kucing kamu mungkin akan muntah dan mengalami diare atau sakit perut dikarenakan masalah pencernaan. Namun biasanya, penurunan nafsu makan akan menjadi salah satu tkamu pertama adanya masalah sistem pencernaan. Masalahnya bisa berkisar dari asam lambung, tumor, bakteri pada usus, parasit, penyakit iritasi usus besar, dan masalah lainnya.



-Menelan Benda Asing

Beberapa kucing suka makan hal-hal yang tidak semestinya mereka telan, biasanya benda tersebut dapat tersangkut di perut atau usus. Benda asing yang tertelan di dalam kucing perut kucing kalian akan menghalangi pencernaannya. Jika saluran pencernaan terhalang maka makanan tidak bisa melewati saluran pencernaan dan karena itu kucing kamu akan muntah, dan kemungkinan besar tidak mau makan.

-Penyakit Gigi

Gigi dan gusi yang sakit atau nyeri dapat menyebabkan kucing kamu tidak mau makan. Gigi pada kucing bisa patahi, yang kemudian dapat menyebabkan lesi resorptif pada gigi, meradang pada gusi, membentuk abses gigi, dan mengalami masalah gigi lain yang menyebabkan nyeri pada mulut. Sama seperti manusia, kucing kamu tidak mau makan jika mulutnya sakit. Namun, masalah gigi akan sulit jika diobservasi tanpa bantuan dokter hewan. Maka dari itu sangat dianjurkan untuk membawa kucing Kamu ke dokter hewan jika dirinya tidak mau makan.



Masalah Makanan yang Menyebabkan Kucing Tidak Mau Makan

-Rasa Makanan

Sangat pemilih soal makanan. Beberapa kucing akan makan satu rasa makanan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun dan kemudian memutuskan untuk tidak memakannya lagi. Ini biasanya murni karena selera mereka tetapi terkadang produsen makanan mengubah rasa dan bahan tanpa tkamu yang jelas pada kemasannya, dan biasnaya hanya akan disadari oleh kucing Kamu.

-Bentuk atau Tekstur Makanan

Kucing kamu juga bisa peka terhadap bentuk dan tekstur tertentu sebuah makanan. Beberapa kucing menyukai bentuk segitiga, yang lain menyukai bentuk bulat, dan lainnya hanya akan makan makanan kering yang renyah atau makanan basah kalengan.

-Makanan yang sudah busuk

Jika kamu memberi kucing kamu makanan kadaluwarsa atau busuk, ia mungkin tidak mau memakannya. Periksa tanggal kedaluwarsa pada makanan. Atau, paling tidak, kalian bisa coba mencium makanannya untuk menilai apakah makanannya belum kadaluarsa

Hal yang perlu diketahui tentang makanan kering

Tahukah kamu bahwa makanan kucing kering bisa menjadi basi? Vitamin dan lemak dapat membusuk jika makanan tidak disimpan dengan benar. Simpan makanan di kantong/plastik aslinya demi alasan yang baik. Kantong aslinya memiliki pelindung khusus agar makanan tahan lebih lama. Untuk memastikan kesegaran makanan terbaik, masukkan kantong asli ke dalam wadah tertutup dan letakkan di lingkungan yang sejuk dan tidak lembab.

Cara untuk meningkatan nafsu makan kucing.

Bergantung pada alasan kucing kamu tidak mau makan, kamu bisa saja membujuk kucing kamu untuk mulai makan lagi. Perlu diperhatikan, cara tercepat untuk mengetahui apakah ada alasan medis untuk masalah nafsu makan kucing kamu adalah dengan memeriksakan hewan peliharaan kamu ke dokter hewan.

  • Jika penyakit pernapasan bagian atas menyebabkan kucing kamu sesak dan tidak dapat mencium bau makanannya, bantu hewan peliharaan kamu membersihkan saluran hidungnya. Coba dekatkan kucing kalian pada baskom air panas yang memiliki uap, kemudian taruh larutan garam di lubang hidungnya. Tindakan ini membantu memecah kotoran hidung dan membantu kucing kamu bernapas dengan mudah sehingga dia bisa mencium bau makanannya lagi.
  • Gunakan makanan basah untuk memancing nafsu makan kucing kalian. Cobalah memanaskan makanan kucing basah atau ikan kalengan dingin selama beberapa detik di dalam microwave. Atau, kalian bisa mencoba menawarkan makanan kucing kalengan, tuna kalengan, atau ayam kalengan untuk membangkitkan nafsu makan hewan peliharaan kamu.
  • Bereksperimen  dengan memilih rasa, tekstur, atau bentuk makanan yang berbeda ketika membeli makanan kucing kamu.
  • Kalian bisa mencoba membuat makanan kucing sendiri. Kucing kamu mungkin lebih menyukai bahan-bahan yang segar pada makanan yang dibuat sendiri.
  • Periksa apakah rasa makanan yang selalu dimakan kucing kamu baru-baru ini mengubah formula atau bahannya. Informasi tersebut biasanya dicantumkan pada kemasan dengan tulisan "rasa baru yang lebih baik" atau dalam bahasa inggri “Improved new flavor”.